MAKALAH
ILMU SOSIAL DASAR
"KEHIDUPAN SOSIAL NEGARA DUNIA - PARAGUAY"
'DISUSUN OLEH :
1. SATYO PRIYANGKA (56415441)
KELAS 1IA03
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
UNIVERSITAS GUNADARMA
DEPOK 2015
BAB 1
PENDAHULUAN
Republik Paraguay (Bahasa Spanyol: República del Paraguay, Guarani: Tetã Paraguái) adalah sebuah Negara di Amerika Selatan yang terkurung daratan dan berada di dua sisi Sungai Paraguay. Paraguay berbatasan dengan Argentina di sebelah selatan dan barat daya, Brasil di timur laut dan timur dan Bolivia di barat daya. Negara ini kadang disebut sebagai Corazón de América atau Jantung Amerika. Di negara ini terdapat Sungai Paraguay.
Suku asli Guarani telah tinggal di Paraguay kurang lebih 1000 tahun sebelum Spanyol menaklukkan kawasan ini pada abad ke-16.
Paraguay beribukota di Asunción yang juga merupakan kota terbesar di Negara itu. Mayoritas penduduk negaranya ber-etnisMestizo yang mencapai 95% dari total populasinya serta suku-suku lainnya yang hanya 5%. Bahasa resminya adalah bahasa Spanyol dan Bahasa Guarani yang merupakan bahasa asli penduduk setempat. Bahasa Spanyol menjadi salah satu bahasa resmi karena memang Paraguay merupakan bekas jajahan Spanyol.
Pada tahun 2009, jumlah penduduk Paraguay diperkirakan sebanyak 6,5 juta jiwa yang kebanyakan terkonsentrasi pada bagian tenggara negara ini. Ibukota dan kota terbesarnya, Asunción merupakan tempat tinggal bagi hampir sepertiga penduduk Paraguay.
Nama negara ini bermakna "air yang mengalir ke samudra", berasal dari kata Guaraní: pará ("samudra"), gua ("ke/dari"), dan y("air", "sungai", atau "danau").
Belum ada kesimpulan akhir tentang nama asli dari "Paraguay". Yang paling umum pun bermacam-macam perkiraan, antara lain:
- Sungai yang berasal dari laut.
- fray Antonio Ruiz de Montoya mengatakan itu berarti "sungai yang ramai".
- Militer dan ilmuwan Spanyol Félix de Azara memiliki dua versi: "air dari Payaguas (Payaguá-dan Payagua-i), mengacu pada keanegaraman hayati di pesisir sungai, dan yang lain adalah karena nama seorang kepala besar disebut "Paraguaio”
BAB 2
PEMBAHASAN
Ini perjalanan pertama menginjakkan kaki di amerika latin. Jadi, sebaiknya berpikir positif saja dan menyambut petualangan ini dengan suka cita. Karena, di perjalanan selanjutnya, banyak yang hal yang membuat jantung harus kerja ekstra keras menerima kejutan. Ibu kota Paraguay ini mempunyai nama yang panjang: Nuestra Señora Santa María de la Asunción.
Acara buka peta, browsing dan membeli buku paduan adalah hal yang pertama yang dilakukan sebelum berangkat. Paraguay dan tetangganya, Bolivia adalah dua negara di benua amerika latin yang tidak dikelilingi garis pantai dan tidak memiliki laut. Sisanya (dan sebagian besar), seperti Brazil, Argentina, Uruguay, Chilie, Peru, Colombia, Equador, Venezuela, Suriname, Guayana Prancis dan Guyana Belanda adalah negara-negara yang memiliki garis pantai dan laut yang indah.
Melewati imigrasi yang tidak terlalu ramai dan pengambilan bagasi yang terbilang cepat, dan langsung menuju Expo Paraguay di Ruta Transachao Km. 14 Mariano Roque Alonso, yang berjarak kurang lebih 8 km dari bandara dengan menggunakan taksi. Waktu tempuh cepet banget, hanya 15 menit kemudian sampai.
Pak supir taksi yang bernama Carlos dengan baiknya mengantarkan dengan melewati pintu gerbang tiket dimana sebenarnya disana tidak boleh masuk karena tidak mempunyai tiket atau identitas expositor. Tetapi Carlos meyakinkan ke petugasnya. Dengan koper dan beberapa printilan bawaan, Carlos mengantar sampai ke paviliun Indonesia.
Di paviliun yang cukup besar, kami diberikan tempat kehormatan oleh penyelenggara pameran khusus ´Paviliun Indonesia´. Para peserta pameran sudah tampak semua disana.
Pameran ini berlangsung selama 15 hari (3 kali akhir pekan), yang berlangsung dari pukul 10 pagi sampai pukul 8 malam. Karena waktu yang padat, dan tidak sempat berkeliling pameran yang sangat luas bahkan tidak sempat berjalan-jalan di kota. Akhirnya hanya sempat berfoto-foto di depan sebuah gedung di pusat kota, di dekat hotel kami menginap.
Setelah beberapa hari tinggal di Asunción, bias dapat mengenal kota ini dikit demi sedikit. Penduduknya ramah, makanan juga enak dan cocok dengan lidah orang Indonesia. Juga tersedia kantin-restoran yang menyediakan masakan prasmanan, lalu ada aneka daging panggang dan aneka salad.
Di sini yaang menarik perhatian adalah mayoritas penduduknya membawa termos teh kemana-mana. Itu adalah minuman khas daerah amerika latin dan populer di Paraguay, Argentina, Brazil Selatan dan Uruguay. Rasa teh-nya sangat khas. Kalo bias di bilang, sih, seperti ramuan jamu.
Berbicara makanan dan minuman, yang menarik juga adalah penduduk Paraguay yang masih menggunakan dialek lokal, Guarani. Walaupun bahasa resmi nasional mereka adalah spanyol.
Selain itu, beberapa imigran yang berasal dari Lebanon dan negara-negara timur tengah serta dari Jerman, hidup rukun bercampur dengan penduduk lokal. Wajah mereka bisa dikatakan khas.
Di pameran yang berlangsung selama 15 hari, di sana bisa banyak bertemu dengan penduduk lokal. Salah satunya adalah Samir dan orang tuanya yang mempunyai bisnis di bidang kerajinan. Mereka tertarik dengan produk Indonesia. Saat itu, orang tua Samir mengatakan bahwa sang anak mempunyai minat yang tinggi untuk belajar bahasa. Mereka bermaksud mengirim Samir ke Prancis, Obrolan pun menjadi luas. Sampai sekarang, kami tetap menjalin pertemanan dengan Samir melalui Facebook.
Selain Samir, ada Denis. Denis bekerja di hotel kami menginap di pusat kota. Kami yang berjumlah 20an orang cukup membuat panik Denis dengan aneka pertanyaan dan permintaan. Karena Denis yang ramah dan berbahasa inggris, akhirnya, obrolan pun berlangsung lancar. Denis pula yang menyediakan pemanas di ruang kamar hotel. Pada saat kami datang di bulan juli 2007, cuaca di Asunción terang benderang dan panasnya minta ampun. Beberapa hari kemudian, cuaca berubah seperti winter.
Pada saat pameran berlangsung pun, banyak yang menemui pengunjung dari berbagai negara. Salah satunya adalah Heidi, yang warga negara Prancis dan tinggal di Paris. Tepatnya tinggal di satu kelurahan dimana Tasha dan temanya berbagi apartemen. Oh, dunia begitu kecilnya. Kami pun bertukar email dan saling kontak.
Selama pameran berlangsung dan dengan banyaknya pengunjung, siapapun pasti memerhatikan gaya dandanan para wanita latin. Wajah mereka bermacam-macam. Ada percampuran indian dan eropa, yang populer disebut metisse. Ada yang benar-benar bule seperti orang eropa bahkan juga ada wajah seperti yang sering kita lihat di telenovela.
Ada pesan moral yang tidak bisa di lupakan dan terus di jadikan pegangan untuk perjalanan ke negara-negara amerika latin selanjutnya. Sebagian besar atau mayoritas, omongan mereka tidak bisa dipercaya dan tidak bisa dipegang. Walaupun pasti ada, dong, yang baik hati dan jujur serta memegang ucapannya. Tetapi, disini, nih, kita dapat mulai belajar karakter orang latin. Walaupun tidak adil jika anggap sama semua, tetapi hal ini penting karena akan menjadi barometer di perjalanan selanjutnya mengarungi benua amerika latin.
Dengan berhadapan dengan orang latin yang mempunyai karakter yang berbeda menjadi tantangan tersendiri bagaimana kita menghadapi mereka dengan kepala dingin dan yang paling penting: harus sabar tapi tetap punya prinsip.
Tak terasa masa tinggal di Asunción segera berakhir. Kami pun kukut barang dan siap meninggalkan kota cantik ini.
BAB 3
PENUTUP
Paraguay adalah sebuah negara kecil yang terkurung daratan di jantung Amerika Selatan, berbatasan dengan Brasil, Argentina, dan Bolivia.
Negara ini dibagi menjadi dua daerah yang sangat berbeda. Oriental Region, di timur, memiliki lahan pertanian dan hutan yang kaya. Dua pertiga wilayah di barat dikenal sebagai Gran Chaco. Ini adalah tempat terpencil yang diliputi dengan hutan dan padang rumput semak.
Kebanyakan penduduk Paraguay adalah orang mestizo (keturunan campuran Eropa dan Indian) dan tinggal di Oriental Region. Penduduk adat (asli) membentuk sekitar 2 persen dari populasi. Sebagian besar dari mereka tinggal di daerah Gran Chaco. Suku Indian Guarani awalnya menghuni Oriental Region. Sebagian besar dari mereka telah berbaur ke dalam populasi mestizo.
Paraguay memiliki dua bahasa resmi, Spanyol dan Guarani. Sebagian besar dari penduduk Paraguay adalah bilingual (dapat berbicara dalam dua bahasa). Namun di pedesaan banyak orang hanya menggunakan bahasa Guarani, sementara di Asunción, ibukota, beberapa orang berbicara hanya dalam bahasa Spanyol.
Sekitar 90 persen dari orang-orang Paraguay memeluk Katolik Roma. Namun, belum ada agama resmi negara di Paraguay sejak tahun 1992. Kebebasan beragama dijamin oleh undang-undang.
Kurang dari setengah pekerja Paraguay hidup dari pertanian. Sebagian orang bekerja di perkebunan besar di mana sebagian besar tanaman ekspor dibudidayakan, atau memanen kayu dan hasil hutan lainnya. Sejumlah kecil adalah gaucho (koboi), yang menggembalakan ternak.
Paraguay Timur memiliki tanah yang subur dan hutan yang berharga. Tapi peternakan sapi, pembukaan lahan pertanian, dan pembalakan liar yang meluas telah menyebabkan deforestasi yang signifikan. Hal ini pada gilirannya telah mempengaruhi lingkungan, mulai dari satwa liar hingga curah hujan dan iklim.
Ekonomi Paraguay secara tradisional berbasis pada pertanian dan perhutanan. Kurangnya sistem komunikasi dan fasilitas dasar yang baik membatasi perkembangan di sebagian besar wilayah negara, dan tetap kurang berkembang dibandingkan Brasil dan Argentina.
Meskipun Paraguay adalah negara yang indah, industri pariwisata kurang berkembang. Industri perbankan telah mengalami sejumlah krisis sejak tahun 1997, yang mengakibatkan penutupan beberapa bank terbesar. Yang tidak termasuk dalam statistik ekonomi resmi adalah ribuan usaha kecil yang tidak terdaftar, mulai dari perdagangan kaki lima hingga perdagangan kokain ilegal.
Pemerintah Paraguay didasarkan pada konstitusi 1992. Presiden, yang merupakan kepala negara dan kepala pemerintahan, dipilih untuk masa jabatan lima tahun. Kongres terdiri atas Kamar Perwakilan Rakyat (80 kursi) dan Kamar Senator (45 kursi). Keduanya dipilih setiap lima tahun sekali. Sejak tahun 1992, Paraguay telah mengembangkan Mahkamah Agung yang independen dan sistem pemerintah kota dan departemen yang demokratis.
DAFTAR PUSTAKA
Puruhita. 2012. “Paraguay (2) : Belajar Memahami Karakter Orang Latin“. http://puruhita-journey.blogspot.co.id/2012/12/viii-3-paraguay-2-belajar-memahami.html.16 november 2015.
Pete. 2014. “Profil Lengkap Negara Paraguay”. http://www.kembangpete.com/2014/08/16/profil-lengkap-negara-paraguay/.16 november 2015.

Paraguay termasuk negara yang agak terbelakang di Amerika Latin
BalasHapus