MAKALAH
ILMU BUDAYA DASAR
"TEKNOLOGI TEPAT GUNA"
Disusun Oleh:
Satyo Priyangka (56415441)
KELAS : 1IA03
Fakultas
Teknologi Industri
Teknik
Informatika
UNIVERSITAS GUNADARMA
2016
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Dalam rangka
meningkatkan sistem usaha pembangunan masyarakat supaya lebih produktif dan
efisien, diperlukan teknologi. Pengenalan teknologi yang
telah berkembang di dalam masyarakat adalah teknologi yang telah dikembangkan
secara tradisional, atau yang dikenal dengan "teknologi tepat guna" atau
teknologi sederhana dan proses pengenalannya banyak ditentukan oleh keadaan
lingkungan dan mata pencaharian pokok masyarakat tertentu.
Pertumbuhan
dan perkembangan teknologi, ditentukan oleh kondisi dan tingkat isolasi dan
keterbukaan masyarakat serta tingkat pertumbuhan kehidupan sosial ekonomi
masyarakat tersebut. Untuk memperkenalkan teknologi tepat guna perlu
disesuaikan dengan kebutuhan, yaitu kebutuhan yang berorientasi kepada keadaan
lingkungan geografis atau propesi kehidupan masyarakat yang bersangkutan. Teknologi yang
demikian itu merupakan barang baru bagi masyarakat dan perlu dimanfaatkan dan
diketahui oleh masyarakat tentang nilai dan kegunaannya. Teknologi tersebut
merupakan faktor ekstern dan diperkenalkan dengan maksud agar masyarakatyang
bersangkutan dapat merubah kebiasaan tradisional dalam proses pembangunan atau
peningkatan kesejahteraan masyarakat.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian
Teknologi Tepat Guna
Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan
barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia.
Teknologi tepat guna adalah suatu alat yang sesuai dengan kebutuhan dan dapat
berguna serta sesuai dengan fungsinya. Selain itu Teknologi tepat
guna adalah sebuah
teknologi yang dirancang dan diciptakan untuk masyarakat dengan menyesuaikan
aspek-aspek lingkungan, kebudayaan, sosial, politik dan ekonomi yang berada di
masyaralat. Teknologi ini diciptakan bertujuan untuk memudahkan masyarakat
dalam melaksanakan segala kegiatannya.Dalam
menerapkan teknologi tepat guna di suatu wialayah, kita harus memperhatikan
hal-hal berikut, diantaranya teknologi yang diciptakan haruslah teknologi yang
hemat akan sumber daya, hemat biaya, mudah dirawat, bersifat solutif dan harus
berdampak positif bagi kelangsungan hidup manusia.
Suatu
yang harus diperhatikan bahwa, masalah-masalah pembangunan boleh jadi
memerlukan pemecahan yang unik dan khas, jadi teknologi-teknologi tersebut
tidak perlu dipindahkan ke negara-negara atau kedaerah lain dengan masalah
serupa. Apa yang sesuai disuatu tempat mungkin saja tidak cocok di lain tempat.
Maka dari itu tujuan TTG adalah melihat pemecahan-pemecahan terhadap
masalah-masalah tertentu dan menganjurkan mengapa hal itu sesuai.
2.2 Jenis-jenis Teknologi Tepat Guna
Terknologi tepat guna bisa
dikatakan sebagai hasil karya manusia yang mengagumkan. Sebagai bukti bahwa
manusia memiliki akal, cerdas dan kreatif untuk menciptakan sesuatu yang mampu
mendukung aktifitasnya. Akhirnya tercipta banyak teknologi yang meningkatkan
produktifitas manusia dari berbagai sektor. Jenis-jenis teknologi tersebut
antara lain :
- Bidang Transportasi.
Untuk
bidang satu ini termasuk banyak teknologi yang telah dilakukan. Mulai dari
ditemukannya sepeda, sepeda bermotor, mobil, pesawat, kapal dan belakangan
motor atau mobil dengan bahan listrik yang ramah lingkungan. Bukan tidak
mungkin jika dikemudian hari teknologi pada bidang transportasi ini semakin
maju dengan temuan baru yang semakin memudahkan dan cepat.
- Bidang Pertanian
Anda
bisa melihat bagaimana tanah digarap dengan bajak. Dimana sebelumnya harus
dicangkul. Pencangkulan lahan dinilai terlalu lama dan terlalu banyak orang
yang diperlukan. Kemudian muncul bajak dengan memanfaatkan sapi atau kerbau
sebagai penggerak. Pekerjaan menggarap tanah lebih cepat. Namun ternyata masih
dianggap terlalu lama lalu muncullah trantor yang membuat penggarapan lahan
pertanian lebih cepat. Belum lagi penemuan pembuatan pupuk. Mulai pupuk buatan
hingga pupuk organik cair (POC) yang dinilai lebih aman bagi tanaman.
- Bidang Usaha Kecil
Nah, bidang satu ini termasuk sangat
berkembang teknologi yang dihasilkan. Jika dulu untuk mengiris bawang perlu
bersusah payah menahan air mata, kini sudah ada mesin pengupas dan pengiris
bawang. Tidak hanya menghindarkan dari deraian air mata, pengirisian lebih
cepat dan lebih banyak. Lalu ada mesin pengiris untuk pembuatan keripik
singkong, keripik ubi, keripik kentang. Siapa sangka, buah dan sayur bisa
dijadikan keripik. Namun saat ini hal tersebut bukan bualan. Terdapat pengiris
untuk keripik buah, terdapat mesin untuk pembuatan keripik, dimana hasilnya
akan dimaksimalkan dengan mesin peniris minyak. Apapun jenis gorengan akan
semakin renyah dan minim sisa minyak goreng. Padahal dahulu untuk meniriskan
minyak kebanyakan menggunakan koran bekas yang belakangan diketahui berbahaya
karena tinta pada koran bisa menempel pada makanan tersebut.
- Bidang Kedokteran.
Bidang
kedokteran sudah pasti ada banyak teknologi yang digunakan. Misalnya untuk
memeriksa kadar kolesterol, kadar gula, fungsi pencernaan, fungsi syaraf dan
lainnya ada sistem canggih yang digunakan. Menggunakan alat semacam maghnet
yang digenggam kemudian langsung terhubung dengan layar komputer dan diketahui
bagaimana kondisi tubuh pasien. Hal tersebut berarti tidak hanya menggunakan
metode pengambilan sampel darah saja. Alhasil ada banyak alternatif untuk
membandingkan hasil pemeriksaan sehingga lebih maksimal. Belum lagi teknoloti
CT scan, USG dan sebagainya.
- Bidang Pendidikan
Begitu
pula bidang pendidikan. Pendidikan hanya dikenal dengan proses pengajaran di
dalam kelas menggunakan papan tulis dan kapur tulis yang berdebu. Kemudian
menggunakan papan tulis dengan spidol belakangan menggunakan laptop dan
proyektor, pembelajaran melalui video, internet dan sebagainya.
Memperlancar Kinerja Manusia
Pada akhirnya setiap perkembangan
teknologi yang ada mampu meningkatkan produktifitas kinerja manusia. Misalnya
pada bidang usaha kecil. Para pengusaha atau wirausaha yang dilakukan semakin
berkembang usaha yang dimiliki dengan menggunakan berbagai teknologi yang ada
saat ini. Pengirisian lebih cepat, hasil lebih banyak dengan mesin pengiris
untuk keripik singkong, buah tempe dan sebagainya. Hasil penggorengan lebih
maksimal dengan mesin peniris minyak. Adanya teknologi tepat guna pun
bisa dikatakan mampu meningkatkan perekonomian lebih banyak orang.
2.3 Manfaat Teknologi Tepat Guna
Sebelum berbicara mengenai manfaat
dari TTG, maka ada sebuah proses yang harus diketahui sebelum memperoleh
manfaat dari TTG tersebut, yaitu penerapan teknologi tepat guna tersebut.
Penerapan TTG adalah sebuah usaha pembaharuan. Meskipun pembaharuan itu tidak
mencolok dan masih dalam jangkauan masyarakat, tetapi harus diserasikan dengan
keadaan sosial, ekonomi dan budaya masyarakat setempat serta alam. Kalau tidak,
maka usaha pembaharuan itu akan mendapat hambatan yang dapat menggagalkan usaha
pembaharuan tersebut.
Usaha pembaharuan itu dirancang
sedemikan rupa sehingga seluruh masyarakat merasa bahwa pembaharuan adalah
prakarsa mereka sendiri. Berarti di dalam pembaharuan teknologi itu, terdapat
minat dan semangat dalam masyarakat tersebut.
Banyak orang keliru dalam
berpendapat kalau orang membawa pompa bambu, biogas, pengering dengan energi
radiasi matahari sederhana kedesa, maka orang itu telah menerapkan teknologi
tepat guna. Membawa paket-paket teknologi sederhana tersebut kesebuah desa
belum dapat dikatakan sebagai penerapan teknologi tepat guna, bahkan dapat
menjerumuskan, apabila tidak disertai pendidikan kepada masyarakat desa
tersebut, bagaimana cara membuat dan memperbaiki alat tersebut. Paling ideal
penerapan teknologi tepat guna adalah teknologi yang telah ada pada suatu
masyarakat dan perbaikan itu ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang
semakin meningkat.
Penerapan TTG juga harus
mempertimbangkan keadaan alam sekitar. Dapat diartikan bahwa dampak lingkungan
yang disebabkan penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) harus lebih kecil
dibandingkan pemakaian teknologi tradisional maupun teknologi maju. Dengan
demikian manfaat dari teknologi tepat guna itu dapat dirasakan oleh masyarakat
tersebut. Sebagai mana manfaat dari teknologi tepat guna adalah:
1.
Dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang makin hari
makin meningkat, tentu hal itu di barengi dengan kemampuan masyarakatnya yang
mampu mengoperasionalkan dan memanfaatkan TTG tersebut.
2.
Teknologi tepat guna mampu meningkatkan kesejahteraan
masyarakat melalui pemenuhan kebutuhannya, pemecahan masalahnya dan penambahan
hasil produksi yang makin meningkat dari biasanya. Teknologi tersebut relatif
mudah dipahami mekanismenya, mudah dipelihara dan mudah diterapkan dalam
kehidupan sehari-hari. Masuknya teknologi baru tidak akan membebani masyarakat
baik mental (ketidakmampuan skill) maupun materiil (dapat menimbulkan beban
biaya yang tidak mampu dipenuhi masyarakat).
3.
Teknologi tepat guna dapat mempermudah dan
mempersingkat waktu pekerjaan tenaga kesehatan dan klien.
4.
Masyarakat mampu mempelajari, menerapkan, memelihara teknologi
tepat guna tersebut.
5.
Masyarakat / klien bisa lebih cepat ditangani oleh
tenaga kesehatan.
6.
Hasil diagnosa akan lebih akurat, cepat, dan tepat
Teknologi tepat guna akan memberikan manfaat lebih ketika mampu digunakan
secara maksimal. Adanya teknologi yang muncul apalagi dengan bahan-bahan yang
relatif mudah ditemukan dan mudah dipraktikkan biasanya akan langsung menarik
perhatian masyarakat. Sehingga tidak perlu khawatir dengan selalu munculnya
teknologi tepat guna dengan model terbaru. Jika semakin banyak yang bermunculan
dan sesuai dengan kebutuhan maka manfaat yang bisa diperoleh tentu jauh lebih
besar. Manfaat yang diperoleh melalui efektifitas kinerja atau aktifitas yang
dilakukan dan manfaat dari peroleh penghasilan yang juga lebih besar.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Teknologi
Tepat Guna merupakan teknologi yang telah dikembangkan secara tradisional dan
proses pengenalannya banyak ditentukan oleh keadaan lingkungan dan mata
pencaharian pokok masyarakat setempat.
Sebelum
menggunakan TTG, terlebih dahulu kita lakukan penerapan dari TTG tersebut
kepada masyarakat. Dengan adanya penerapan ini di harapkan masyarakatnya
berubah dan mengerti tentang manfaat TTG dan mampu menggunakan TTG tersebut
dengan sebaik mungki. Sehingga penggunaa dari TTG tersebut bermanfaat bagi
masyarakat, yaitu dapat memenuhi kebutuhan individu atau masyarakat
karena kebutuhan masyarakat semakin hari semakin meningkat.
Daftar Pustaka

Tidak ada komentar:
Posting Komentar